Kasus 28 Desmber 2015 Militer Terhadap Pelajar SMK Petra Timika
Oleh Santon Tekege Pengantar Kehidupan di kota Dollar Timika semakin mencekam. Para aparat keamanan menggunakan alat negara untuk menghabiskan nyawa kehidupan orang asli Papua. Aparat keamanan yang bertugas di kota Dollar ini selalu memakai kesempatan dan dalam ruang yang bisa membidik warganya sampai menembak mati. Seperti yang kita rasakan tadi malam sungguh menyedihkan sekali kelakuan aparat keamanan di Tanah Papua khusus di kota Dollar di Timika. Sementara Kisah Koperapoka berdarah sebulan lalu belum tuntas secara hukum militer yang terjadi pada 28 Agustus 2015. Lalu selisih 30 hari kemudian pada 28 September 2015 menjadi kisah berikutnya yaitu “Gorong-Gorong Timika Berdarah”. Saya mendengar bahwa kisah penembakan di Gorong-Gorong menjadi duka mendalam. Langsung kota Timika menjadi kota mencekam oleh karena pendekatan aparat keamanan yang sangat kekanak-kanakan itu. Justru karena kekanakan oleh aparat keamanan itu sehingga aparat keamanan melakukan tindakan sewenang-wenang tan...